Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

SEPI YANG TIDAK SELALU SUNYI

  "Ono bebek podo nglangi ing banyune, nanging nggorong arep pedot goro'ane." Begitulah penggalan syair Tanda Kiamat karya KH. Mishbah, Bangilan, Tuban yang sering kita dengar. Bebek berenang di tengah air, tetapi justru berteriak kehausan hingga tenggorokannya serasa putus. Sebuah gambaran yang terdengar ganjil. Bagaimana mungkin makhluk yang dikelilingi air justru mengeluhkan dahaga? Barangkali syair itu bukan sedang berbicara tentang bebek. Ia sedang berbicara tentang manusia. Kita hidup di tengah begitu banyak penawar kegelisahan, tetapi justru mencarinya ke mana-mana. Hati terasa sempit, pikiran tak kunjung tenang, hidup dipenuhi keluh kesah. Padahal, Allah menghadirkan banyak jalan untuk menenangkan hati. Salah satunya adalah majelis ilmu. Ironisnya, keberadaan majelis ilmu di sekitar kita menjadi sesuatu yang biasa. Ia begitu dekat, sehingga kita lupa, bahwa tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk duduk di dalamnya. Kita kerap berharap hati ...

Postingan Terbaru

PROBLEMATIKA PJJ DALAM PERSPEKTIF PESANTREN SALAF

Kaleidoskop Pendidikan Indonesia