Belajar, Berkhidmah, dan Mencari Berkah
(Refleksi dari Film "Berkah" Karya Santri Al Iman Bulus, Purworejo) Sebenarnya, untuk apa kita belajar? Jelas, agar pintar. Seperti itulah jalan pikiran Rahmat, tokoh utama dalam film Berkah . Jadi, kalau kita mau pintar, ya harus mau belajar. Titik. Paten. Sayangnya, prinsip itu terpatahkan oleh fenomena Salman, si tukang sampah, yang ternyata lancar saat disuruh membaca kitab. Sementara Rahmat sendiri, meski telah belajar semalaman hingga lelah, tak mampu menyamai kelancarannya. Lantas, dari mana Salman mendapatkan sesuatu yang tidak diperoleh Rahmat bahkan setelah belajar mati-matian? Ternyata, jawaban itu Rahmat temukan saat tak sengaja mendengar pengajian dari pondok putri perihal berkah. Tentang keberkahan yang tidak selalu datang dari bangku-bangku kelas. Tentang keberkahan yang terkadang datang dari kenyamanan yang hadir saat sampah-sampah sudah terkumpul. Tentang keberkahan yang datang dari ridho guru yang marem dengan hasil khidmah, lalu melangitkan doa-doa penu...